Kebijakan Pembayaran
Terakhir diperbarui 11 September 2026
Suruh.id menggunakan alur “Helper tersedia terlebih dahulu, pembayaran kemudian”. Juragan tidak diminta membayar pada saat Suruhan baru dibuat.
1. Kapan pembayaran diminta
Pembayaran diminta setelah Helper menerima alokasi dan nilai Suruhan sudah final. Jika Helper memerlukan penyesuaian nilai, Suruh.id dapat terlebih dahulu mengirim penawaran baru kepada Juragan. Penawaran tersebut harus diterima Juragan sebelum nilai transaksi berubah. Permintaan pembayaran kemudian dikirim melalui dashboard dan email.
2. Jumlah pembayaran dan negosiasi
Jumlah yang harus dibayar ditampilkan sebelum transaksi dilakukan. Jika Helper mengajukan penyesuaian Nilai Suruhan, Suruh.id dapat mengirim penawaran baru kepada Juragan. Nilai baru tidak berlaku sampai Juragan memilih menerima. Jika ditolak, nilai awal tidak berubah dan Suruh.id dapat kembali mencari Helper lain. Biaya Layanan dihitung ulang dari nilai yang akhirnya disepakati sesuai versi tarif Suruhan.
3. Tarif, Biaya Layanan, dan Komisi
Versi tarif 1.1, berlaku sejak 11 September 2026.
- Biaya Layanan Juragan: 5% dari Nilai Suruhan, minimum Rp5.000 dan maksimum Rp10.000.
- Komisi Helper standar: 15% dari Nilai Suruhan.
Jumlah akhir yang dibayar Juragan dan pendapatan bersih Helper selalu ditampilkan sebelum tindakan yang mengikat dilakukan. Apabila Helper mengajukan penyesuaian Nilai Suruhan, perubahan hanya berlaku setelah Juragan menyetujuinya melalui Suruh.id. Penolakan tidak mengubah nilai awal dan Suruh.id dapat kembali mencari Helper lain. Setiap Suruhan menyimpan snapshot versi tarifnya sehingga perubahan tarif berikutnya tidak mengubah transaksi yang sudah dikunci.
Biaya Layanan merupakan bagian dari harga layanan Suruh.id dan ditampilkan kepada Juragan sebelum pembayaran. Komisi Helper dihitung dari Nilai Suruhan dan pendapatan bersih ditampilkan kepada Helper sebelum Helper menerima penugasan.
4. Penyedia pembayaran
Pembayaran elektronik Suruh.id dapat diproses melalui Midtrans atas nama merchant/operator yang ditetapkan oleh Webing. Pengguna dapat diarahkan ke antarmuka atau kanal pembayaran pihak ketiga untuk menyelesaikan transaksi.
5. Konfirmasi pembayaran
Suruh.id mengandalkan konfirmasi server dari penyedia pembayaran sebagai sumber status transaksi. Tampilan browser setelah pembayaran tidak selalu menjadi bukti final bahwa transaksi sudah terverifikasi.
6. Batas waktu
Permintaan pembayaran dapat memiliki batas waktu. Jika melewati batas tersebut tanpa konfirmasi pembayaran, alokasi Helper dapat dilepas dan pembayaran yang masih berstatus pending dapat berakhir sesuai aturan penyedia pembayaran.
7. Jangan membayar Helper secara langsung
Untuk Suruhan yang dibuat melalui Suruh.id, Juragan tidak boleh diminta memindahkan pembayaran layanan ke rekening pribadi Helper untuk menghindari sistem. Jika menerima permintaan seperti itu, laporkan kepada Suruh.id.
8. Data pembayaran
Suruh.id menyimpan data transaksi yang diperlukan, seperti jumlah, ID transaksi, metode, dan status. Informasi kredensial pembayaran sensitif yang ditangani langsung oleh penyedia pembayaran tidak perlu disimpan oleh Suruh.id.
9. Transaksi gagal atau pending
Jika transaksi gagal, kedaluwarsa, atau tetap pending, Juragan dapat diminta mencoba kembali dengan transaksi baru. Jangan melakukan pembayaran berulang apabila status masih belum jelas; gunakan fitur cek status atau bantuan terlebih dahulu.
10. Refund
Pengembalian dana mengikuti Kebijakan Pembatalan & Refund serta kemampuan kanal pembayaran yang digunakan.
